Udara, angin, hujan, riak-riak ombak, bahkan langit di atasku, semua akan merindu
jalan-jalan setapak, merindu seretan kaki hingga lari-lari kecilmu
Hei kamu, dari mana kau belajar cara membuat semuanya begitu merindu?
terutama aku..
bagaimana kau tau, cara membuat aku merindu?
Kamu tekan tombol apa?
Kamu putar tuas yang mana?
katakanlah padaku, supaya aku juga tau..
"Hei, maukah kau berjalan-jalan denganku?"
Sejuk, semilir, lembut
Tatapanmu, senyummu, tawamu
dalam tiap milinya mengandung candu
kau itu terbuat dari apa sebenarnya?
"Hei, jika kau punya taman, kau akan menanam apa?"
"Cinta, sehingga dunia akan penuh dengan cinta"
Dunia memang belum berhasil kau buat sesak dengan cinta
tapi setidaknya, hatiku iyaa..
dan tiap bunganya, kini rindu, pada jamahan tangan-tangan yang menanamnya
"Will you come back?"
"Yeah, but not now."
"Why?"
"Eemmm.. Do you love me?"
"Hhhmmm.. well.. I don't know.."
"If you do, then.. wait me.."
Yogyakarta, 8 Maret 2014
dari Sahabatku,
yang bahkan namanya tak mau disebut
No comments:
Post a Comment