Friday, 1 January 2016

Andai (tak) Kadaluarsa

Berapa kali, andai mendahului kamu?

Lembar-lembar telah berujung
berikan padaku sebotol anggur
dan kita menari sekali lagi.

Akan ada berapa andai lagi di depan kamu?
Lalu berapa sesal lagi ada dalam namamu?

Pesankan aku secangkir es teh tawar
dan kita makan bersama di depan Santika
jangan lupa, kita kan mampir Gilang
tanyalah padanya, kopi mana yang paling enak.

Jika nanti masih ada andai di depanmu
tutup pintu rumahmu
lukislah kesempatanku

Jangan lupa di bawah namamu,
tulislah..
kau telah kadaluarsa.

No comments:

Post a Comment